Sehat Untuk Menjadi Cantik

Seorang filsuf bangsa Rumania yang
bernama Schopenhauer pernah mengatakan
: “Health is not everything, but
without Health, everything is nothing.”

Maksudnya adalah Kesehatan bukan segala-galanya, teta­pi tanpa Kesehatan maka segala-galanya tidak akan ada arti­nya. Benar bukan? Apa gunanya kita punya uang segudang tetapi kita ti­dak mampu berjalan, atau tidak bisa bergaul dan bercakap -cakap secara normal dengan orang lain karena k i t a menderita sakit? Maka kesehatan ha­rus kita nomor satukan. Sesudah kita sakit barulah kita menyadari betapa nikmatnya bila kita sehat.

Maka dalam hal pergaulan didu­nia ini, rasanya orang tidak akan sem­purna kalau tidak sehat badannya. Kita sadar bahwa kesehatan adalah nomor satu, paling diutamakan. Nah sesudah mencapai sehat maka tu­juan berikut­nya dari orang adalah ke­cantikan atau penampilan dan ini tidak salah, baik bagi kaum wanita maupun kaum lelaki. Untuk laki-laki tentunya istilahnya sedikit berbeda yaitu tampan, atau cakep, atau hand­some.

Untuk sehat bagaimana caran­ya? Bila anda bertanya pada dokter, meskipun jawabannya banyak vari­asinya tetapi umumnya dokter akan menjawab dengan perbaiki gizi, olah raga cukup, istirahat cukup, jangan memelihara stress, jangan mero­kok, dsb.nya. Pada dasarnya adalah mempunyai gaya hidup ( life style ) yang baik dan sehat, jangan sampai terkena infeksi kuman atau parasit yang memasuki tubuh kita baik lewat makanan, minuman, udara perna­fasan, atau lewat selaput lendir kita dan perlukaan dikulit. Gizi makanan memang diprioritaskan dan hidup sebaiknya dilingkungan yang bersih dan sehat sanitasinya, termasuk sum­ber airnya dsb.nya.

Didalam dunia kecantikan kita mengenal Inner Health, dan Outer Health. Maksud inner health adalah kesehatan dari dalam tubuhnya sendiri, termasuk anatomi semua organ organnya, dan fisiologi atau fungsi dari semua organnya tadi, yang pada dasarnya tidak terlihat dari luar tubuhnya tetapi dapat dirasakan oleh orangnya sendiri. Bisa saja orang masih kelihatan sehat, berjalan jalan kemana-mana, tetapi sebetulnya ada sesuatu yang mengganggunya. Con­tohnya radang ringan dari lambung atau ususnya, infeksi pada organ dan saluran kemihnya, keputihan, sakit kepala, dsb.nya. Mereka yang mem­punyai gangguan Inner Health nya bi­asanya merasa tidak nyaman, gelisah, mempunyai wajah sedih (sad face) atau ada keluhan yang tidak bisa di­hilangkan.

Outer Health adalah keadaan kesehatan luar tubuhnya, dilihat dari kulitnya, rambutnya, dan apa-apa yang kelihatan. Untuk kelainan postur tubuh, gerakan sendi, cara berjalan, perilaku dan peribahasa dan caranya berkomunikasi dengan lain orang, meskipun nampak sebagai bagian dari Outer Health, yaitu nampak dilu­ar, namun karena penyebabnya lebih luas dan dalam maka terpaksa tidak kita anggap sabagai bagian dari Outer Health. Untuk mencari contoh gang­guan Outer Health adalah mudah, sebagai misal adalah rambut rontok, kulitnya penuh bisul, dsb.nya. Orang yang mempunyai Outer Health yang baik maka tentunya kita harapkan orang tersebut akan mempunyai kulit yang tidak mempunyai kelainan ke­lainan, sehat dan bersih, rambut yang lebat yang secara langsung merupak­an konsekwensi kesehatan yang baik.

Jadi Inner Health jelas akan mempengaruhi penampakan Outer Health. Sekarang masalahnya adalah bila anda merasa tidak mempuyai pe­nyakit, tetapi ingin menjadi lebih se­hat dan lebih cantik maka bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah dengan melakukan Program Pember­sihan Makanan yang masuk kedaam tubuh anda. Hal ini akan membantu anda mencapai Inner Health dan Outer Health yang lebih baik, dan pada gilirannya akan menyebabkan anda mempunyai perasaan bahagia dengan penampakan dan mungkin malah wawasan anda dan dengan apa apa yang anda rasakan, karena essensi kecantikan adalah dua hal tersebut, menurut Pakar Kecantikan Jane Campsie yang mengatakan: “Beauty is about being happy with the way you look dan feel.”

Beberapa Gejala:

Apakah anda merasa kulit men­jadi kusam dan tidak hidup? Apak­ah anda saat bangun tidur pagi hari merasa capai dan berat? Meskipun anda semalam tidak minum minu­man beralkohol? Maka jangan tunda lagi, cobalah melakukan pembersi­han tubuh anda lewat makanan (de­toxifikasi).

Tubuh kita ini sudah cukup be­rat didera oleh racun yang berasal dari rokok, makanan yang diawetkan, dari tubuh sendiri akibat kurang ti­dur, minuman beralkohol, dan stress – stress lain yang mempengaruhi metabolisme tubuh, yang semuanya menjadi beban tambahan pada or­gan organ penting, misalnya liver kita, yang kemudian akan mengurangi atau menghabiskan nutrients yang vi­tal yang ada ditubuh kita yang pada akhirnya akan menyebabkan gang­guan kondisi tubuh kita, mulai dari problem kulit dan allergi sampai ke­pada fatige (kelelahan) , penuaan dini (premature aging) dan kondisi paling jelek seperti kanker. Semua proses ini terjadi dalam tubuh kita dan akan mengganggu inner health kita, sehing­ga racun racun ini terkumpul banyak tanpa terdeteksi. Gejala yang paling nyata dari gangguan ini adalah mual, sakit kepala atau keluhan keluhan ku­lit yang berulang terjadi.

Membersihkan tubuh lewat makan­an / detoxifikasi :

Apakah harus selalu makan makanan yang bersih? Memang kita dituntut untuk makan makanan yang terjaga kebersihannya, tetapi bukan ini saja. Maksudnya kita memilih makanan yang terdiri hanya dari sayuran dan buah buahan disamp­ing minum air, selama sehari dalam seminggu, tidak memakan protein, karbohidrat dan lemak selama itu.

Memang cara yang paling efek­tif untuk “membersihkan” tubuh kita adalah puasa, dalam hal ini hanya mengkonsumsi buah buahan dan sayuran segar yang tidak dimasak. Se­lain ini suatu cara dan sarana untuk detoxifikasi (membuang racun), maka juga akan terjadi proses pencucian usus, dan sekaligus untuk mening­katkan lagi level energi kita, menin­gkatkan daya konsentrasi pemikiran kita dan mungkin juga meningkatkan penampakan dan wawasan kita di­bidang kecantikan.

Buah buahan dan Sayuran berisi nutrients yang spesifik dan komponen yang disebut Phytochemicals. Sub­stansi ini adalah suatu zat yang san­gat kuat yang akan melawan penuaan dini dan berkembangnya penyakit degeneratif. Membuang sebagian makanan dari tubuh kita secara se­mentara, yaitu maksudnya protein, karbohidrat dan lemak akan menye­babkan beban pada tubuh kita akan hilang, dan merangsang proses sekre­si dari liver kita.

Lakukanlah proses detoxifikasi tubuh anda ini pada akhir pekan atau bila anda sedang tidak sibuk bekerja. Bila kemudian anda merasakan lelah, sakit kepala, nyeri otot, emosi yang terganggu, diare atau kecapaian, ke­lainan kalainan kulit, maka ini adalah sebuah tanda bahwa tubuh anda se­dang melakukan proses detoxifikasi. Karena perubahannya bisa terasa dramatis ini dianjurkan agar anda hanya makan secara sedikit sedikit, dan minum jus buah setiap 2 atau 3 jam agar kadar gula darah stabil tidak mennurun. Tentunya cara detoxifikasi ini tidak dianjurkan bila anda sedang hamil, menderita diabetes, epilepsi, anemik atau sedang menderita suatu penyakit berat. Usahakan agar de­toxifikasi satu hari ini dapat anda lakukan secara teratur, dan silahkan merasakan hasilnya.***

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>