PENGUKUHAN IBU UPAKARINI WIRA TARUNA AKMIL

Ketua FotoUmum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ny. Koes Moeldoko dikukuhkan sebagai “Ibu Upakarini Wira Taruna Akademi Militer” dalam suatu acara pengukuhan yang dilaksanakan di Gedung Lily Rochli Akademi Militer Magelang Jumat (14/6) lalu. Kata Upakarini Wira Taruna berasal dari bahasa Sanskerta. Upaka artinya merawat/memelihara, Rini artinya perempuan/putri, Wira artinya pahlawan/ pemberani dan Taruna artinya muda/laki-laki. Dengan demikian, Upakarini Wira Taruna dapat diartikan, wanita yang melindungi dan mengayomi putranya yang gagah berani. Berdasarkan hal tersebut, maka pengukuhan Ibu Upakarini Wira Taruna Akmil dijadikan sebagai suatu acara tradisi bagi istri Kepala Staf Angkatan Darat  dan  sebagai Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana  yang baru sekaligus sebagai Ibu pengganti orang tua bagi Taruna Akmil. Keberadaan  Ibu Upakarini Wira Taruna Akmil memiliki arti penting, yaitu sebagai aktualisasi dari sistim bimbingan dan pengasuhan Taruna Akmil.
Acara diawali dengan pemberian buket oleh Danmenkorpstar Sermatutar Mat Sony Misturi, dilanjutkan penyambutan dan pengalungan tanda kehormatan Ibu Upakarini Wira Taruna oleh perwakilan Taruna melalui suatu prosesi acara Tradisi Ponyard Pora.
Pengukuhan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab  sebagai pengganti orangtua Taruna agar sukses dalam menempuh pendidikan di Akmil, sebagai calon-calon pemimpin TNI Angkatan Darat di masa mendatang.
Ketua Umum Persit KCK Ny. Koes Moeldoko, sesaat setelah dikukuhkan sebagai Ibu Upakarini Wira Taruna dalam sambutannya menyampaikan, bahwa keberadaan Ibu Upakarini Wira Taruna dimaksudkan untuk memberikan semangat dan dorongan kepada para Taruna agar dapat belajar dan berlatih lebih baik dengan harapan kelak menjadi perwira-perwira yang kuat kepribadiannya, serta rela mengabdi untuk bangsa dan negara.
Selain hal tersebut, juga disampaikan tentang pengaruh lingkungan terhadap pelaksanaan tugas, faktor-faktor yang menentukan keberhasilan perwira, pemahaman tentang organisasi Persit KCK dan kriteria ideal calon pendamping hidup dalam mengarungi kehidupan rumah tangga agar memenuhi kriteria “bibit, bebet, bobot dan babat”.
Mengakhiri sambutannya, Ny Koes Moeldoko menyampaikan beberapa nasihat yang ditujukan kepada Taruna yang akan mengakhiri tugas pendidikan di Akmil agar berhati-hati dalam menjaga diri dan nama baik almamater, teruslah belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat dalam menjalani kehidupan di luar Akmil, tunjukkan sikap dan tindakan sebagai seorang Perwira yang berkarakter, serta selalu  menjunjung tinggi Kode Etik Perwira dan Disiplin.
Kepada Taruna TK II dan III Ibu Upakarini Wira Taruna menyampaikan doa semoga berhasil menjalani pendidikan dan kelak menjadi seorang Perwira Matra Darat yang tanggap, tanggon dan trengginas.
Acara Pengukuhan dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Moeldoko, para Pejabat Teras Angkatan Darat, Gubernur Akademi Militer, Wakil Gubernur Akmil, para Pejabat Distribusi Akmil, Ketua dan Pengurus Persit KCK Cabang BS Akmil serta seluruh Perwira Akmil.***

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>