PERCANTIK DIRI DENGAN TANAM BENANG (THREADLIFT)

Metode perawatan kecantikan dengan Tanam Benang ini proses pengerjaannya cukup singkat. Setelahnya pasien dapat beraktivitas secara normal, tanpa rasa sakit akibat sayatan pisau bedah dan tidak ada bekas incisi. Bonusnya, kulit yang kendur, kembali kencang. Sebetulnya di dunia medis memasukkan benang ke jaringan kulit ini sudah cukup lama dilakukan oleh dokter. Benang yang akan dimasukkan ke dalam jaringan tubuh harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu, baik benang, maupun pelakunya (dokter) harus mampu / mahir dan mempunyai kompetensi untuk itu.
Prosesnya yaitu benang disepanjang batangnya diberi pengait-pengait agar bila ditarik dan dikencangkan akan memberi efek mengencangkan jaringan kulit diantara ujung-ujung benang tersebut. Biasanya benang jenis ini dipasang di daerah pipi. Benang model tersebut boleh dikatakan sebagai pioner threadlift. Benang yang diberi pengait ini sekarang muncul lagi dan diberi nama Silhoulette Lift.
Pada masa kini, pemasangan benang tersebut sudah lebih canggih, lebih aman, lebih mudah, lebih sederhana, relatif lebih murah dan hasilnya tidak kalah bagus. Benang masa kini umumnya terdiri dari senyawa Polydioxanon, suatu zat sintetis yang bisa diserap oleh jaringan tubuh setelah 8 bulan. Jejak benang ini kemudian akan diisi oleh jaringan kolagen dan jaringan pengikat, sehingga tujuannya tercapai untuk membuat jaringan kulit menjadi lebih kencang dan memadat. Yang bisa dipercantik dengan benang / threadlift ini adalah area wajah untuk mengatasi pipi yang mulai kendor/menurun, daerah mata, kelopak mata yang berkantung dan kendor, dagu yang berlipat, daerah perut, payudara, pantat dan paha.
Harga benangnya bervariasi tergantung merknya, dan dari mana asalnya, namun biasanya berkisar adalah Rp. 25.000,- sampai Rp. 70.000,-  per biji. Resiko dari prosedur pemasangan threadlift ini tentunya ada, misalnya terkena pembuluh darah sehingga terjadi haematom, terkena otot, atau syaraf dan jaringan-jaringan lain di bawah kuit. Namun di tangan dokter yang terlatih, resiko ini boleh dikata tidak ada.
Bagaimana cara nya benang itu dimasukkan?
Metode ini menggunakan alat bantu jarum atau spine needle dengan tujuan menarik dan merangsang jaringan fibrogen dan colagen sehingga terjadi proses tarikan (lifting) pada kulit.
Panjang benang sesuai dengan panjang jarumnya, biasanya ada bermacam-macam ukuran dari yang pendek 35 mm sampai yang panjang, biasanya 90 mm. Setelah jarum berbenang tersebut dimasukkan  di jaringan subcutis, yaitu jaringan lemak dibawah kulit, kemudian jarum dicabut kembali, maka benang tersebut akan sudah tertanam secara permanen di jaringan tanpa memberi bekas di permukaan kulit dan….. selesai! Melalui sistem tanam benang, kulit yang kendur, turun dan jatuh, kembali seperti sediakala.

Apa yang terjadi pada pasien?
Biasanya selama 2 atau 3 hari pasien akan merasa “kemeng” atau kaku seperti pegal pada daerah kulit yang dipasang benang tersebut, yang bisa dihilangkan dengan meminum obat penghilang rasa sakit (analgetik). Memang kelihatannya mudah, namun tentunya memerlukan beberapa persyaratan yaitu: pelakunya harus seorang dokter yang sudah terlatih, selain mahir (kompetent) tentunya harus mempunyai kewenangan untuk itu. Proses Fine Threadlift sebaiknya dilakukan pada orang  yang sudah berusia 30 tahun keatas, dimana produksi kolagen sudah mulai berkurang. Pada usia yang lebih muda, Threadlift dapat juga dilakukan, namun lebih sebagai upaya preventif proses penuaan.
Demikianlah masalah tanam benang / threadlift, mudah mudahan dapat memperluas wawasan para pembaca. ***(ths)

One Response to PERCANTIK DIRI DENGAN TANAM BENANG (THREADLIFT)

  1. asep noviawan

    Selamat siang Dokter,

    Pertanyaan saya: apakah bisa metode ini utk memperbesar ukuran payudara?

    Terima kasih,
    Asep Noviawan

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>